Wajik Waluh (Labu Kuning)





Bismillah

Asyik.. zauji beli labu kuning. Lumayan banyak juga. Senang sekali, jadi bisa buat penganan dengan bahan pangan lokal lagi deh. Kemarin udah pernah dari ubi, kentang dan pisang. Sekarang olahan labu kuning. Labu kuning ini termasuk bahan makanan yang bisa diolah menjadi berbagai macam jenis. Bisa jadi lauk dan sayuran ataupun sekedar cemilan pendamping teh hangat di sore hari. Apalagi setiap olahan labu kuning merupakan favoritku. Rasanya khas labu, lembut dan wangi. 

Begitu dibelikan labu, segera saya potong dan kukus semua. Lalu disimpan dalam kulkas. Jadi kalau mau bikin olahannya, tinggal pakai saja, nggak perlu mengukus lagi. Setelah dikukus entah mengapa, tangan ini gatal saja pengen mengotak-atik labu kuning pujaan ini. Akhirnya, saya memilih resep yang gampang, yaitu wajik waluh.




Ada yang pernah mendengar atau mencicipi wajik waluh ini? saya pun belum pernah. Inilah pencicipan pertama wajik waluh. Khabarnya wajik waluh ini berasal dari jawa barat. Namun sekarang disana pun, wajik waluh susah ditemukan. Sedih sekali ya, Banyak jajanan khas indonesia yang terkubur tergantikan dengan kue modern seperti cake, pie dan sebagainya yang notabenenya berasal dari negeri barat sana. Padahal sebagai orang indonesia kita punya kewajiban memberdayakan segala potensi negara. Salah satunya jajanan dan masakan khas indonesia. Alhamdulillah saya sangat menyukai kue basah tradisional, jauh melebihi kue modern. Kalau makan jajanan indonesia nggak ada bosan dan enegnya. Apalagi ternyata jajanan indonesia jauh lebih menyehatkan dibanding kue modern. Sedikit lemak dan gula. Apalagi seringnya kue basah tradisional memakai gula merah sebagai pemanisnya. Nah gula merah, gula aren dan gula palem kan jauh lebih sehat dibandingkan gula pasir. Belum lagi jika kita menggunakan ubi yang cenderung manis sebagai tambahan dalam pembuatan kue, sehingga mengurangi kadar gula sekaligus sebagai pewarna alami. 

Wah sudah panjang lebar ni ceritanya, padahal antrian entry yang belum diposting masih banyak. Langsung saja kita intip resepnya yuk. Resep wajik waluh ini saya adaptasi dari teteh ayudia respatih. Terima kasih ya teh buat infonya. Saya jadi mengenal satu lagi jajanan indonesia. Apalagi ternyata rasanya enak. Beda dengan wajik biasanya, wajik ini manisnya pas, balance deh. Tapi kelapanya saya kurangi, karena menurut teteh resep asalnya memang tanpa kelapa, hanya saja teteh modifikasi dengan kelapa, jadi saya ambil tengahnya aja, pakai kelapa tapi nggak sebanyak yang teteh pakai. Dan labunya lebih dominan kerasa deh.




Resep Wajik Waluh
Sumber: Teteh Ayudia Respatih

Bahan:

1. 500 gram labu kuning, kukus dan haluskan
2. 50 gram kelapa parut
3. 250 gram gula pasir (sesuai selera)
4. 1/2 sdt vanili bubuk
5. 50 ml santan kental

Cara Membuat:

1. Sangrai kelapa parut hingga kering tapi masih putih.
2. Campur labu, kelapa dan gula pasir. Masak sambil diaduk rata. Tambahkan vanili dan santan kental.
3. Masak sambil terus diaduk hingga airnya menyusut dan kalis. Matikan kompor.
4. Biarkan dingin lalu bungkus dengan menggunakan kertas wajik. Jemur hingga permukaan kering selama beberapa hari.

Selamat Mencoba ^_^





With Love



No comments: