Puasa hari terakhir. Alhamdulillah semua sudah siap. Kue kering udah set, walau udah tinggal setengah toples semua, hihii. Menu lebaran besok pun yang utama dah siap. Tinggal buat lontong dan pelengkapnya aja. Menu buat hari raya besok rendang daging dan opor ayam. Serasa pulang kampung. Apalagi kalau pakai lontong. Pengen buat serundeng tapi zauji kurang suka, jadi diskip aja. Dipadukan kebiasaan di rumahku dengan di rumah zauji. Kalau di rumahku, kami biasanya masak ketupat, rendang dan serundeng plus opor ayam dan gulai nangka. Kalau rumah zauji selalu lontong gulai dan tauco tahu tempe. Terkadang pakai soto medan.
Tak terasa ramadhan sudah mencapai penghujung. Rasanya pengen lama aja. Nikmat berpuasa, kita pun lebih intensif ibadah dan beramalnya kan? Sayang sudah mau berakhir. Sedih sekali. Kemarin malam kami sempat berkeliling-keliling, menikmati suasana penghujung ramadhan di madinah. Di sepanjang jalan banyak pedagang yang menjual beras yang sudah dibagi satu kiloan dengan karung goni yang imut-imut, khusus untuk zakat fitrah.
Di beberapa ruas jalan ada lampu-lampu dan ada juga yang bertuliskan ramadhan.Namun jalanan lengang, tidak semacet hari-hari sebelumnya. Tapi ketika kami ke mesjid nabawi, jalanan seketika macet dan parkiran baik di bawah masjid maupun di sekitar masjid full. Semuanya ingin tarawih dan qiyamul lail. Apalagi kalau malam-malam terakhir ini, malam seolah-olah siang. Takbir dan bacaan shalat menggema dimana-mana, masyaAllah tabarakallah. Walaupun tanpa colok, kembang api dan beduk seperti di indonesia, suasana disini syahdu dan nyunnah, tidak tampak kesibukan lain selain membayar zakat fitrah saja. Tidak ada anak-anak muda yang bermain di jalanan. Semua khusyuk shalat tarawih dan qiyamul lail di masjid.
Sedangkan waktu lebarannya memang tak semeriah di indonesia, Shalat id nya ramai memenuhi jalan, kemudian sepi. Semua bersilaturahmi ke keluarga masing-masing. Walaupun begitu, walaupun tidak ada tradisi kunjung mengunjungi, minta thr dan sebagainya, tetap saja bahagia memenuhi setiap raut wajah umat islam hari itu. Alhamdulillah...atas semua nikmat yang Allah berikan.
Lebih lanjut tentang zakat fitrah, seperti yang kita ketahui, Saudi Arabia menetapkan syariat islam sebagai peraturan negara. Apalagi di Makkah dan Madinah, kedudukan ulama sangat kuat. Fatwa ulama menjadi peraturan. Terkhususnya hal-hal wajib seperti zakat. Begitu ketat peraturan tentang zakat, dan bersamaan dengan kesadaran setiap warga negara, membuat negara Saudi Arabia menjadi negara yang makmur. Begitulah, jika syariat islam diterapkan insyaAllah hasilnya memuaskan. Semua orang membayar zakat, zakat fitrah maupun zakat mal, belum lagi zakat wajib. Dibangun banyak mustauda (badan zakat dan sedekah) di beberapa wilayah, menampung harta kaum muslimin dan disedekahkan ke yang membutuhkan. Jadi semuanya berlebaran, bahkan baju-baju dan alat rumah tangga pun dibagikan. Bukan hanya sembako saja. MasyaAllah....Berikut kupon tanda sudah membayar zakat fitrah. Tampak pada kupon ini ada gambar lima karung yang berarti untuk lima orang. Alhamdulillah, usai sudah puasa, dan berikut membayar zakatnya. Teman-teman sudah juga kan?
Kembali ke menu lebaran besok, menu rendang ini menggunakan resep turun temurun dari umi. Saya sangat menyukai resep ini, buatnya simpel tapi hasilnya mantap. Beneran. Rendangnya juga hitam kan? Sengaja potongannya dibuat imut, karena dagingnya cuma setengah kilo, supaya kelihatan banyak, hehehe. Alhamdulillah bisa juga menikmati rendang di negeri orang. Kalau teman-teman mau resepnya, yuk saya share ya.
Resep Rendang
Sumber: Dapur Umi - Dapur Comel Selma
Bahan:
1. 1/2 kg daging sapi, cuci bersih dan potong
2. 2 lembar daun salam
3. 2 lembar daun jeruk
4. 1 sdm kelapa gongseng
5. 1 cm lengkuas, memarkan
6. 2 batang sereh, memarkan
7. 2 cm kayu manis
8. Garam secukupnya
9. 250 ml santan kental
Bumbu Halus:
1. 5 buah cabe kering
2. 5 buah cabe rawit
3. 5 buah bawang merah
4. 3 siung bawang putih
5. 2 cm jahe
6. 1 sdm ketumbar, sangrai
7. 2 butir kapulaga
8. 1 buah pala
9. 1 sdt jinten
10. 1/2 sdt adas
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus, masukkan sereh dan lengkuas. Aduk hingga wangi.
2. Masukkan daging, kelapa gongseng dan garam. Tumis hingga kering dan daging empuk (sekitar 30 menit sampai 1 jam).
3. Masukkan santan dan daun, aduk hingga kental dan kering. Angkat dan sajikan.
Selamat Mencoba ^_^
With Love

2 comments:
jadi ngiler liat penampakan rendangnya mak ;)
Makasi mbak cantik...
Rendang memang favorit ya mbak,,,cuma bikinnya lama...tapi resep ini lumayan simpel. Coba deh... :)
Post a Comment